Kamis, 14 Maret 2013

Mantan Itu Nggak Penting Untuk Diingat

Sebaiknya Kita Tidak Berteman Dengan Mantan Pacar, Setuju?

Dibandingkan menghadapi orang menyebalkan, menghadapi mantan pacar jauh lebih merepotkan, apalagi saat baru putus. Bagaimanapun, mantan pacar adalah orang yang pernah membuat Anda bahagia, pernah juga membuat luka di hati Anda. Yang pasti, dia pernah menjadi bagian dari hidup Anda.

Membuat mantan pacar sebagai orang yang dijauhi bukan pilihan yang baik, tetapi ada beberapa alasan agar Anda sebaiknya tidak perlu berteman dekat dengan mantan.

Kehadiran Anda Membuatnya Sulit Move On
Ada beberapa pria yang sudah menemukan kekasih baru hanya 2 minggu setelah putus, tapi ada juga yang butuh bertahun-tahun untuk melupakan mantan kekasihnya. Jika Anda adalah wanita yang begitu diidamkan sang mantan, bisa jadi kehadiran Anda akan membuatnya sulit melupakan Anda, apalagi jika Anda dan dia masih sering berhubungan layaknya teman. Jika kelak dia punya kekasih, kehadiran Anda sebagai teman juga dapat membuat pacar barunya cemburu, dan itu bukan hal yang baik.

Anda Jadi Susah Move On

Hal sebaliknya bisa terjadi, jika pria itu adalah tipe pria idaman Anda, akan sangat sulit melupakan kehadirannya saat dia terus ada di dekat Anda. Jika dia masih 'hadir' dalam keseharian Anda, akan sangat mungkin Anda membanding-bandingkan pria baru yang mendekati Anda dengannya. Karena sang mantan adalah pria idaman, akan sulit bagi Anda untuk membuka hati dan menerima kehadiran pria lain (yang bisa jadi lebih berkualitas dibanding mantan Anda, tetapi Anda menutup kesempatan itu).

Akan Saling Menyakiti Tanpa Disadari

Beberapa wanita beranggapan "Ah tidak apa-apa berteman dengan mantan, apa salahnya?" lalu Anda dan dia masih saling berkomunikasi, saling curhat. Semua itu terasa biasa saja, hingga mungkin salah satu menemukan orang baru dan melakukan pendekatan. Walaupun sudah putus, pasti masih ada rasa sakit atau 'mengganjal' saat tahu bahwa sang mantan punya kekasih baru. Padahal, jika Anda sudah tidak menghubunginya lagi dan tidak ingin tahu kehidupan pribadinya, rasa sakit itu tidak akan muncul dan tidak sesakit jika Anda masih berhubungan dengan mantan.

Terbesit Cinta Lama Bersemi Kembali

Jika Anda masih terus dekat dengan mantan, akan sangat mungkin memunculkan bibit cinta lama bersemi kembali. Tidak masalah jika penyebab Anda putus dengannya karena hal-hal yang masih bisa dikompromikan dan dibicarakan kembali. Tetapi jika penyebab putus itu adalah kekerasan verbal atau fisik yang dia lakukan, atau dia berkali-kali selingkuh, cinta yang bersemi kembali akan membahayakan posisi Anda dan membuat Anda berkali-kali lebih terluka jika hal yang sama terjadi kembali.

 Ingat,  menjauh dari kehidupan mantan tidak sama dengan memusuhinya.




Mantan Itu Nggak Penting Untuk Diingat


 Memangnya, mantan itu siapa sih sampai dengan hebatnya bisa mengacaukan hidup Anda?

Sekali lagi ingat, bahwa hanya buang waktu saja apabila Anda masih teringat pada mantan yang bisa saja saat ini sudah berbahagia dengan kekasih barunya. Bahwa, sia-sia air mata itu jatuh di saat ia mungkin sudah tak mengingat Anda.

5 alasan mengapa kami bilang mantan itu tidak penting untuk diingat lagi.

Your life become a disaster


Saat mantan masih menjadi 'wallpaper' di dalam hidup, Anda akan merasa hidup Anda bagaikan bencana. Lihat saja, bagaimana Anda merasa tidak tenang akibat hal-hal yang disebabkan oleh sang mantan.

Bangun tidur Anda membuka Facebook dan Twitternya, stalking dan berdebar-debar berharap menemukan kalimat yang menurut Anda bisa dijadikan bahan balikan. Dan deg-degan takut apabila sudah ada nama lain yang saling mention mesra dengannya.

Anda jadi selalu ingin tahu, dengan siapa ia berinteraksi di saat Anda tak lagi di sisinya. Kalau dipikir lagi, apa sih gunanya Anda melakukan hal itu? Bukankah hubungan Anda dan dia sudah usai?


Mantan bikin Anda galau dan gloomy sepanjang hari


Semua orang mempertanyakan ke manakah senyum ceria yang pernah menghiasi wajah Anda dulu. Senyum itu telah ditelan oleh sang mantan. Duh!

Percayalah bila hidup Anda terus-terusan begini, Anda akan dijauhkan dari rejeki dan nasib baik. Bagaimana tidak? Baru saja ada teman yang ingin mengajak Anda makan malam di luar, dia sudah mundur teratur saat melihat wajah Anda yang tak ada semangatnya.

Dan, apabila Anda juga gemar menggalau di akun social media, teman-teman Anda juga akan merasa risih dan mulai menjauh karena sebal terhadap Anda yang tak kunjung move on.

Susahnya dapat kekasih baru

Anda mengeluh, hingga saat ini Anda tak kunjung juga mendapat kekasih baru. Bagaimana bisa mendapat kekasih baru apabila segala sesuatunya Anda masih mengingat si mantan.

Ingatlah, life must go on. Anda tak bisa membiarkan orang baru masuk ke dalam hidup Anda apabila masih ada yang lama tinggal di sana. Yang ada malah Anda akan semakin dijauhi dan merasa kesepian. Makin sengsara kan?


Mantan bikin berat badan Anda naik

Ada sih yang kehilangan berat badan cukup banyak setelah putus dari si mantan. Namun tak jarang mereka yang akhirnya melampiaskan perasaannya dengan gila-gilaan makan. Alhasil, tubuhpun jadi mengembang. Berat badan naik tak dapat terkontrol.

Nah, kalau sudah begini kan Anda juga yang akan rugi. Status tak kunjung berganti, tubuh makin tak sehat karena berat badan naik.

Anda melewatkan banyak hal seru

Karena Anda lebih banyak menghabiskan waktu dengan tenggelam dalam ingatan mantan, Anda jadi kehilangan banyak hal seru bersama sahabat-sahabat Anda. Entah itu sekedar acara nongkrong, nonton, makan bareng, banyak hal seru itu tergeser semua karena satu orang. Ya, satu orang yang menghancurkan hidup Anda.


Apa untungnya?
Tidak ada sama sekali.
Mantan hanya akan membuat hidup Anda menjadi gelap dan suram.



So, move on ladies. Dunia belum berakhir sekalipun Anda dan dia akhirnya harus berpisah dan mengucap kata putus. Ingatlah bahwa dia bukan satu-satunya pria di dunia ini yang pantas mendapatkan cinta Anda.


~Salam Hangat Selalu!~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar